![]() |
| Ilustrasi Martabak Manis (Gambar dibuat dengan bantuan AI) |
Jajan martabak manis (atau terang bulan) di malam hari memang menggoda. Tapi, seiring naiknya harga bahan baku, seporsi martabak premium harganya bisa cukup menguras kantong. Solusi paling hemat tentu saja dengan membuatnya sendiri di rumah menggunakan wajan teflon.
Sayangnya, membuat martabak manis teflon ini terkenal sebagai ujian kesabaran bagi para ibu di dapur. Kegagalan yang paling sering dikeluhkan: kuenya bantat (padat tanpa lubang/pori-pori), teksturnya keras seperti karet, atau bagian bawahnya sudah gosong hitam sementara bagian atas adonannya masih mentah.
Untuk mendapatkan martabak yang "bersarang" cantik dan empuk keesokan harinya, rahasianya bukan pada penggunaan ragi, melainkan pada waktu pengistirahatan adonan (resting) dan kapan harus memasukkan soda kue. Yuk, taklukkan resep anti gagal ini!
Bahan Adonan Dasar
10 sdm (100 gr) tepung terigu protein sedang (segitiga biru)
3 sdm gula pasir
1 butir telur ayam (suhu ruang)
1/4 sdt garam & 1/4 sdt vanili bubuk
150 ml air putih (suhu ruang)
Bahan Pengembang (Masuk Terakhir)
1/2 sdt Baking Powder (BP)
1/2 sdt Baking Soda / Soda Kue (Baking soda bertugas membentuk gelembung udara penyusun sarang, pastikan masih aktif!)
1 sdm air untuk melarutkan soda
Langkah Pembuatan Anti Bantat
1. Membuat Adonan (Tanpa Mixer)
Campurkan tepung terigu, gula pasir, garam, dan vanili di dalam mangkuk. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil dikocok menggunakan whisk. Kocok adonan agak lama (sekitar 5-10 menit) hingga adonan mulus tanpa gerindil dan terlihat banyak gelembung udara kecil di permukaannya. Masukkan telur, aduk rata.
2. Trik Resting (Wajib!)
Tutup mangkuk adonan dengan plastik atau kain bersih. Istirahatkan adonan minimal 1 jam (lebih lama lebih baik). Proses resting ini berfungsi merilekskan gluten terigu agar martabak nantinya empuk dan tidak alot seperti karet.
3. Memanaskan Teflon (Kunci Utama)
Gunakan teflon yang tebal. Jika teflonmu tipis, alasi bawah teflon dengan loyang bekas atau seng agar api tidak langsung mengenai dasar teflon (ini mencegah martabak gosong sebelum matang). Panaskan teflon dengan api kecil-sedang. Jangan olesi mentega di teflon karena akan membuat kulit martabak keras tergoreng!
4. Mencampur Pengembang
Saat teflon sudah panas (cek dengan memercikkan sedikit air, jika langsung berdesis menguap berarti sudah siap), kembali ke adonan. Masukkan baking powder dan larutan baking soda. Aduk cepat dan merata. Kamu akan melihat adonan langsung berbuih ringan.
5. Proses Pemanggangan
Segera tuang adonan ke teflon panas. Tekan sedikit bagian pinggirnya dengan sendok sayur untuk membuat "kerak pinggiran". Jangan ditutup dulu! Biarkan martabak dimasak terbuka hingga muncul gelembung-gelembung yang pecah membentuk sarang.
6. Tabur Gula & Tutup
Setelah sarangnya keluar banyak dan permukaannya hampir penuh lubang, taburkan sedikit gula pasir (gula membantu memecahkan sisa gelembung). Barulah tutup teflonnya. Kecilkan api sampai paling kecil. Masak hingga permukaan atasnya benar-benar kering dan matang.
Angkat martabak, olesi seluruh permukaannya dengan mentega/margarin selagi masih sangat panas agar meresap. Beri topping sesuai selera (susu kental manis, keju, meses, atau kacang), belah dua, tumpuk, dan potong-potong. Martabak menul-menul bersarang cantik siap dinikmati keluarga!

Komentar
Posting Komentar