![]() |
| Ilustrasi Biji Salak (Gambar dibuat dengan bantuan AI) |
Sore hari di Bekasi kadang cuacanya bisa mendung teduh. Kalau suasana rumah lagi santai, biasanya suami dan anak-anak mulai mencari camilan yang manis-manis untuk teman minum teh. Kalau kebetulan di keranjang sayur masih ada sisa ubi kuning atau ubi jalar, saya biasanya langsung turun ke dapur mengeksekusinya menjadi Bubur Biji Salak atau biasa juga disebut Candil Ubi.
Perpaduan bola-bola ubi yang kenyal membal, kuah gula merah yang legit wangi pandan, dan siraman santan kental yang gurih di atasnya... wah, kenikmatannya benar-benar tidak bisa dideskripsikan!
Banyak ibu-ibu yang curhat kalau bikin biji salak sering gagal. Terkadang bola ubinya terlalu keras seperti karet (alot), atau kebalikannya: hancur lebur menyatu dengan kuah saat direbus. Rahasia utama agar bola ubinya chewy sempurna ada pada rasio tepung tapioka dan cara menguleni ubi selagi panas.
Bahan Bola Biji Salak
300 gram ubi kuning/ubi jalar orange (kupas, cuci, lalu kukus hingga empuk. Jangan direbus agar tidak terlalu banyak mengandung air!)
100 gram tepung tapioka/kanji (Gunakan rasio 3:1 antara ubi dan tepung agar rasanya tetap "ubi banget" dan tidak alot)
1/2 sdt garam
Bahan Kuah Gula Merah
150 gram gula merah (sisir halus)
3 sdm gula pasir
500 ml air bersih
2 lembar daun pandan (ikat simpul)
2 sdm tepung tapioka (larutkan dengan sedikit air untuk pengental)
Bahan Kuah Santan (Masak hingga mendidih sebentar)
1 bungkus santan instan (65 ml) + 100 ml air
1 lembar daun pandan & sejumput garam
Langkah Membuat Candil Anti Hancur
1. Uleni Selagi Panas
Keluarkan ubi dari kukusan. Selagi ubi masih sangat panas, langsung lumatkan menggunakan garpu atau ulekan yang dibungkus plastik hingga benar-benar halus. Suhu ubi yang panas akan membuat tepung tapioka lebih mudah menyatu dan matang.
2. Campur Tapioka
Setelah ubi halus, masukkan garam dan tepung tapioka sedikit demi sedikit. Uleni perlahan menggunakan tangan (tunggu ubi agak hangat) hingga adonan bisa dipulung dan tidak lengket. Bentuk adonan menjadi bola-bola kecil seukuran kelereng.
3. Membuat Kuah Gula
Di panci terpisah, rebus air, gula merah, gula pasir, dan daun pandan hingga mendidih dan gula larut sempurna. Saring kuah gula merah ini terlebih dahulu agar bersih dari kotoran/ampas gula, lalu panaskan kembali di panci.
4. Merebus Biji Salak
Masukkan bola-bola ubi ke dalam kuah gula merah yang sedang mendidih dengan api sedang. Biarkan bola ubi direbus hingga mengapung dengan sendirinya (tanda sudah matang). Biarkan mendidih sekitar 5 menit lagi agar gula meresap ke dalam ubi.
5. Kentalkan Kuah
Terakhir, tuangkan larutan tepung tapioka ke dalam panci. Aduk cepat secara konstan. Kuah akan langsung berubah menjadi bening kental dan mengkilap. Matikan api.
Sajikan bubur biji salak di mangkuk, lalu siram dengan kuah santan gurih di atasnya. Disajikan hangat enak, ditambahkan es batu juga sangat menyegarkan!

Komentar
Posting Komentar