Langsung ke konten utama

Jangan Dimasukkan Kulkas! Ini Cara Benar Menyimpan Bawang Agar Awet Berbulan-bulan

cara menyimpan bawang merah putih awet
Ilustrasi Cara Menyimpan Bawang (Gambar dibuat dengan bantuan AI)

 Bawang merah dan bawang putih adalah nyawa dari hampir seluruh masakan nusantara. Tanpa kehadiran dua bumbu dasar ini, masakan selezat apa pun akan terasa hambar dan kehilangan aromanya. Oleh karena itu, wajar jika para ibu rumah tangga sering membeli bawang dalam jumlah banyak (kiloan) sebagai stok bulanan di dapur, terutama saat harganya sedang turun.

Namun, stok bawang yang banyak sering kali memunculkan masalah baru. Banyak dari kita yang mendapati bawang-bawang tersebut tiba-tiba menjadi lembek, berair, busuk, berjamur hitam, atau malah tumbuh tunas hijau panjang di ujungnya. Jika sudah begini, tekstur bawang akan menjadi kopong dan rasanya berubah menjadi pahit.

Kesalahan terbesar yang memicu pembusukan bawang adalah kurangnya sirkulasi udara dan kelembapan yang tinggi. Agar bawang merah dan bawang putih di dapurmu bisa awet kering hingga berbulan-bulan, mari perhatikan teknik penyimpanan yang tepat di bawah ini.

Trik Menyimpan Bawang Anti Busuk dan Anti Tunas

1. Jangan Pernah Simpan Bawang di Dalam Kulkas! Ini adalah mitos food preparation yang paling sering menyesatkan. Kulkas memiliki tingkat kelembapan yang sangat tinggi. Jika bawang merah dan bawang putih (yang masih berkulit) dimasukkan ke dalam kulkas, mereka akan menyerap embun dingin tersebut. Akibatnya, bawang akan menjadi lembek, cepat berjamur, dan aroma tajamnya akan hilang. Suhu dingin kulkas justru mempercepat proses bertunas pada bawang.

2. Keluarkan dari Kantong Plastik Sesampainya dari pasar, segera keluarkan bawang dari kantong plastik kresek. Plastik akan menjebak uap air dan mematikan sirkulasi udara, membuat suhu di dalamnya menjadi pengap sehingga bawang cepat busuk.

3. Gunakan Wadah Terbuka Berongga Wadah penyimpanan terbaik untuk keluarga bawang adalah keranjang bambu anyaman, keranjang kawat jaring, atau wadah plastik yang memiliki banyak lubang sirkulasi udara. Letakkan wadah ini di tempat yang kering, bersuhu ruang, memiliki sirkulasi udara yang baik, namun tidak terkena sinar matahari langsung. Sinar matahari akan memicu bawang untuk bertunas lebih cepat.

4. Jangan Simpan Berdekatan dengan Kentang Ini adalah rahasia dapur yang jarang diketahui. Sering kali kita menyatukan keranjang bawang dengan keranjang kentang. Padahal, kentang mentah akan secara alami melepaskan kelembapan dan gas etilen dalam jumlah tinggi. Gas etilen inilah yang akan membuat bawang merah dan bawang putih matang lebih cepat, menguning, dan akhirnya membusuk. Jauhkan jarak penyimpanan kedua bahan ini!

5. Jangan Mencuci Bawang Sebelum Disimpan Jika ada bawang yang kulitnya terlihat kotor terkena tanah, cukup bersihkan menggunakan tisu kering atau kuas kecil. Mencuci bawang yang akan disimpan hanya akan memasukkan air ke dalam lapisan kulit ari bawang dan memicu jamur hitam.

Dengan menerapkan prinsip kering, sejuk, dan sirkulasi udara yang lancar ini, stok bawang merah dan putih di dapurmu dijamin akan bertahan lama, tetap keras, dan siap melezatkan masakan kapan saja!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resep Ayam Goreng Lengkuas Gurih Meresap: Rahasia Serundeng Melimpah Anti Gosong!

Ilustrasi Ayam Goreng Lengkuas (Gambar dibuat dengan bantuan AI) Bicara soal lauk pauk rumahan yang bikin kangen, Ayam Goreng Lengkuas pasti masuk urutan teratas. Apalagi kalau disajikan pas jam makan siang bareng nasi hangat, sambal terasi, dan lalapan segar. Wah, diet bisa langsung bubar jalan! Dulu, saya sempat kepikiran buat sering-sering pesan menu ini lewat aplikasi ojek online . Habisnya, tiap kali nyoba bikin sendiri, hasilnya sering di luar ekspektasi. Kadang bumbu ungkepnya kurang meresap sampai ke tulang, atau yang paling bikin kesal: serundeng lengkuasnya malah hangus pahit pas digoreng bareng ayamnya. Alhasil, niat mau makan enak malah jadi bad mood . Setelah beberapa kali mengamati cara masak di warung makan Padang langganan suami dan coba-coba mengulik resep di dapur sendiri, akhirnya saya ketemu triknya! Ternyata rahasianya ada di proses memarut lengkuas dan kapan memasukkan serundeng ke dalam wajan . Buat kamu yang ingin menyetok lauk di kulkas atau sekadar memanjaka...

Resep Ayam Chili Padi Viral yang Bikin Nasi Cepat Habis (Praktis & Anti Gagal)

Ilustrasi Ayam Chili Padi (Gambar dibuat dengan bantuan AI)   Belakangan ini, linimasa media sosial pasti sering dilewati oleh menu olahan ayam yang tampilannya sangat menggugah selera: Ayam Chili Padi . Perpaduan rasa pedas, gurih, dan sedikit asam dari bumbunya benar-benar bikin siapa saja penasaran ingin mencoba. Awalnya saya hanya ikut-ikutan tren melihat video resepnya yang seliweran. Tapi setelah coba masak sendiri di dapur, menu ini langsung jadi lauk andalan. Apalagi suami suka banget dengan perpaduan pedas dan gurihnya yang pas, bikin porsi nasi di rice cooker cepat ludes! Bagi kamu yang ingin mencoba membuat Ayam Chili Padi yang bumbunya meresap sampai ke tulang, pastikan mengikuti langkah-langkah dan tips rahasia di bawah ini. Bahan-Bahan Utama Bahan Marinasi Ayam: 500 gram daging ayam (potong sesuai selera, bersihkan) 1 sdt garam 1 sdt kaldu jamur/penyedap 1/2 sdt merica bubuk 1 sdm tepung maizena (ini rahasia agar ayam tetap juicy di dalam tapi crispy di luar) 1 sd...

Resep Nasi Kuning: Nikmatnya Hidangan Tradisional Indonesia

Ilustrasi Nasi Kuning (Gambar dibuat dengan bantuan AI)  Halo, teman-teman! Selamat datang di blog saya. Hari ini, saya ingin berbagi resep nasi kuning, salah satu hidangan tradisional Indonesia yang kaya rasa dan warna. Nasi kuning biasanya disajikan dalam berbagai acara, mulai dari syukuran hingga perayaan. Yuk, simak cara membuat nasi kuning yang lezat ini! Bahan-Bahan Sebelum kita mulai, siapkan bahan-bahan berikut: 2 cangkir beras 1 batang serai, memarkan 2 lembar daun pandan 1 sendok teh kunyit bubuk (atau 1 ruas kunyit segar) 3 cangkir air 1 sendok makan garam 1 sendok makan minyak sayur (opsional) Pelengkap (seperti ayam goreng, telur, sambal, dan kerupuk) Langkah-Langkah Pembuatan 1. Cuci Beras Pertama-tama, cuci beras hingga bersih. Pastikan airnya jernih sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya. Ini penting agar nasi tidak terlalu lengket. 2. Siapkan Bumbu Dalam panci, masukkan air, serai, daun pandan, kunyit, dan garam. Jika kamu suka, tambahkan sedikit minyak sayur un...